KEKHUSUSAN PERMUKAAN SEL EPITEL

Mikrovili
Bila dilihat dengan mikroskop elektron, semua sel tampak memiliki tonjolan-tonjolan pada permukaannya. Tonjolan ini mungkin pendek atau panjang, mirip jari-jari atau lipatan, dengan jumlah sedikit  sampai banyak. Mikrovili ( Yn. mikros, kecil,  + L. villus, berkas rambut). Setiap mikrovilus tingginya lebih kurang 1 mm  dan lebarnya 0.08 mm.  Yang menutupi mikrovilus adalah selubang berfilamen dengan ketebalan bervariasi, yaitu glikokaliks, yang mengandung glikoprotein dan dengan demikian bersifat PAS-positif. Komplek mikrovili dan glikokaliks dengan mudah terlihat dalam mikroskop cahaya, dan disebut brush border atau striated border. Setiap mikrovilus merupakan perluasan sitoplasma sel dan ditutupi oleh membran plasma. Bagian dalam mikrivili terdiri atas gabungan mikrifilamen yang mengandung aktin yang saling bertaut silang satu sama yang lain.
Stereosilia
Stereosilia adalah tonjolan sel yang panjang dan non-motil pada sel epididimis  yang sebenarnya  adalah percabangan mikrovili yang lebih panjang dan jangan dikacaukan dengan silia sebenarnya.

Silia dan Flagela
Silia adalah struktur motil yang panjang pada permukaan sel epithel, dengan panjang 5-10 mm dan garis tengah 0,2 mm jauh lebih panjang dan dan berbeda struktur dengan mikrovili. Silia tertanam dalam badan sel, merupakan struktur padat pada kutub apikal tepat dibawah membran  sel. Flagela berdasarkan susunannya serupa dengan silia, tetapi lebih panjang, jenis gerakannya berupa gelombang berombak, dan jumlah pada setiap selnya lebih sedikit. Ekor motil spermatozoa adalah flagellum dan panjangnya dapat mencapai 70 mm.

Kekhususan struktur mencerminkan aktivitas spesifik pada berbagai permukaan sel dan merupakan sebagian yang penting dari polaritas sel.

Subscribe to receive free email updates:

Posting Komentar