Mengenal Nyamuk Penyebab Penyakit Kaki Gajah

Anopheles farauti Laveran, 1902

Salah satu hal yang saya takuti saat mengabdi selama satu tahun di Papua adalah adanya vektor (serangga yang membawa penyakit) malaria dan filariasis. Keduanya merupakan penyakit dengan perantara jenis nyamuk yang berbeda, namun masih dalam satu genus yaitu Anopheles. Sebelumnya saya sudah posting tentang jenis Nyamuk Anopheles dengan akibat penyakit yang berbeda. Sekarang saya akan menjelaskan bagaimana karakteristik Nyamuk Anopheles farauti yang menjadi vektor penyakit filariasis atau Kaki Gajah (Elephantiasis).

Telur
Butir-butir telur berwarna hitam, memiliki pelampung, diletakkan di permukaan air secara individu atau tidak mengelompok.

Larva
Larva berkembang di perairan alami atau buatan yang tidak ternaungi. Kadang ditemukan di daerah pantai berair payau, parit irigasi, daerah beraliran air cukup deras dengan tepian ditumbuhi vegetasi. Di daerah pantai ditemukan berkembang biak di air payau (kadar garam sampai 4,6%), sungai besar dengan rumput kayu mengapung merupakan habitat yang sangat baik.

Dewasa
Scutelum 1 lobi. Palpus dan probosis sama panjang. Probosis hitam dan berwarna gelap. Palpi ruas 3, ujungnya ada cincin putih, dipisahkan oleh cincin putih sub apical lebar oleh cincin hitam yang sempit. Costa, subcosta, dan vena  1 (sayap) ada 4 atau lebih noda pucat. Vena 1 sayap ada 9-17 noda pucat. Kaki bercak pucat (belang). Nyamuk dewasa aktif mencari darah malam hari dan dapat ditemukan di dalam rumah. Tempat istirahat bisa juga di luar rumah teduh dan ternaung. Tempat istirahat di luar rumah umumnya di tempat dingin, lembab dan ternaungi dari cahaya matahari. Ditemukan di daerah pantai sampai ketinggian 2250 meter di atas permukaan laut.

Status Vektor
Vektor malaria di Provinsi Maluku Utara dan Papua. Vektor filariasis (Wuchereria brancofti) di Papua.

Siklus Penyakit Kaki Gajah

Peran Serangga
Serangga membawa parasit di dalam tubuh. Vektor parasit tumbuh menjadi dewasa dan memperbanyak diri.

Habitat Vektor
Pantai, lagun, genangan sungai, dan irigasi persawahan

Penyebaran
Nyamuk Anopheles farauti Laveran, 1902 dapat ditemukan di Maluku dan Papua

Vektor filariasis (Kaki Gajah) pembawa benih Wuchereria bancrofti

Sumber
Sumber diambil dari Atlas vektor penyakit di Indonesia, Kemenkes RI, Jakarta 2011.

Semoga informasi diatas bermanfaat !!!
Salam MBMI

#sm3tinspirasiindonesia

Subscribe to receive free email updates:

Posting Komentar