FlashBack Prakondisi SM-3T UNNES 17 Agustus 2016


Materi prakondisi setelah upacara 17 Agustus 2016 berkutit dipemahaman Kurikulum 2013. Kami tidak henti-hentinya untuk mengacu pada Lampiran Permendikbud No. 24 sesuai dengan mata pelajaran masing-masing. Pada dasarnya dalam memahami K-13 harus paham betul apa itu maksud dari taksonomi pembelajaran yang meliputi fakta, konsep, prosedur, dan metakognisi (pengetahuan tentang pengetahuan). Sebagai pendidik adalah sebuah keharusan untuk berpikir pola tinggi atau biasanya disebut dengan HOTS (Higher Order Thinking Skill), terdiri dari :
  • Mengingat, mengurutkan, menjelaskan, dan identifikasi
  • Mencipta, merancang, membangun, mengemukakan, memperkuat, dan mengubah
Materi Powerpoint tentang HOTS



Kurikulum 2013 secara mendalam juga mengedepankan guru sebagai pembaharu dengan sistem penilaian 0-100 dan diikuti dengan pendekatan saintifik (ciri khusus K13) dan pendekatan autentik (autentik assesmen). Disisi lain guru juga wajib bertindak secara pedagogik (mendidik) dan bertindak secara akademis.

Catatan khusus terkait K-13 disekolah yaitu
Basis Pelajaran
  • SMP-SMA berbasis mata pelajaran
  • SD berbasis tema
Model guru mengajar harus berupa aktivitas
  • Discovery Learning, yaitu identifikasi dan berupa pengumpulan data yang berbasis stimulus (rangsangan)
  • Problem Based Learning, yaitu belajar dengan berbasis masalah, contohnya siswa melakukan percobaan
  • Project Based Learning, yaitu belajar dengan membuat projek. Biasanya laporan project based learning terdiri dari pendahuluan, rumusan masalah, pembahasan, dan kesimpulan. Keseluruhannya akan dinilai melalui tes, non tes, dan remidial.
  • Kooperatif Learning, yaitu membangun kompetensi sosial
SEMOGA BERMANFAAT
MAJU BERSAMA MENCERDASKAN INDONESIA

Subscribe to receive free email updates:

Posting Komentar