Mengenal Pinjal Anjing

Gambar Pinjal Anjing (Ctenocephalis canis Curtis 1826)

Telur
Pinjal meletakan telurnya berkelompok di luar badan induk semangnya. Telur berwarna putih tetapi apabila akan menetas berwarna kekuningan.

Larva dan Pupa
Larva memakan bahan-bahan organik yang ada di sarang induk semangnya atau di tanah/lantai tempatnya berada. Pupa pinjal merupakan stadium larva yang membungkus dirinya sendiri dengan bahan-bahan organik di sekitar tempat hidupnya. Tahap ini tidak memerlukan makanan.

Dewasa
Pinjal mempunyai sisir genal dan protonal. Pada Ctenocephalis canis kepala pendek dengan bagian depan kepala membulat. Bulu sisir genal 1 bagian depan lebih pendek daripada bulu sisir 2. Ctenocephalis canis dibedakan dengan Ctenocephalis felis atau pinjal kucing yang berkepala panjang, menyempit, dan pada bulu sisir genal 1 dan 2 hampir sama panjang. Ctenocephalis canis banyak ditemukan pada anjing domestik.

Habitat Ctenocephalis canis pada Anjing Domestik
Sumber : Kemenkes RI 2011

Status
Murine typhus

Penyebaran
Jenis pinjal anjing ini tersebar di seluruh Indonesia

Peran Serangga
Serangga membawa parasit : di dalam tubuh vektor parasit tumbuh dewasa dan memperbanyak diri

Habitat Vektor
Parasit Pada Anjing 

Penyebaran Vektor
Ctenocephalis canis atau Pinjal Anjing tersebar di Seluruh Indonesia

Sumber
Sumber diambil dari Buku Atlas Vektor Penyakit Di Indonesia, Kemenkes RI, Jakarta, 2011. 

Subscribe to receive free email updates:

Posting Komentar