Manfaat dan Deskripsi Sukun

Kali ini saya akan membagikan informasi terkait Pohon Sukun (Artocarpus communis Forst). Salah satu tanaman endemik Indonesia yang dapat diolah menjadi keripik sukun yang crunchy, selain itu di beberapa sumber media online disebutkan daun sukun apabila dibuat teh insyAlloh manjur dapat menjaga kesehatan ginjal. Iya to ?? lihat ulasan berikut

 Buah Sukun dengan Optical Zoom 12x dengan Canon PowerShot 150SX SI
Sumber: Dokumen Pribadi


Klasifikasi menurut Bentham dan Hooker
Kingdom
Plantae
Divisi
Phanerogamae
Subdivisi
Angiospermae
Kelas
Dicotyledoneae
Ordo
Urticales
Famili
Moraceae
Genus
Artocarpus
Spesies
Artocarpus communis

Deskripsi Umum
Habitus: pohon, tinggi 10-25 meter. Batang: tegak, berkayu, bulat, percabangan simpodial, coklat. Daun: tunggal, tersebar, panjang 40-60 cm, lebar 30-35 cm, tepi bertoreh, ujung meruncing, pangkal membulat, pertulangan menjari, daging daun tebal, permukaan licin, tulang daun menonjol, permukaan atas berbulu, hijau, tangkai bulat, panjang 3-4 cm, hijau. Bunga: tunggal, diketiak daun, tangkai silindris, panjang 2-3 cm, hijau muda, kelopak lonjong, permukaan bagian dalam licin, bagian luar berambut, kehijauan, mahkota lonjong, kuning kehijauan. Buah: buni, lonjong, diameter 6-10 cm, permukaan bergerigi tumpul, teratur, bergetah, hijau. Biji: lonjong, pipih, coklat. Akar: tunggang, putih kecoklatan.

 Pohon Sukun di Pekarangan Rumah
Sumber: Dokumen Pribadi
Nama Daerah
Sukun (Aceh, Jawa, dan Bali), Hatopul (Batak), Amu (Melayu), Sakon (Madura), Katara Bima (Flores)

Khasiat
Daun Artocarpus communis berkhasiat sebagai obat demam dan kulit buahnya untuk melancarkan air susu ibu. Untuk obat demam dipakai sekitar 20 gram daun segar Artocarpus communis , dicuci, dirajang kecil-kecil, direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit, setelah dingin disaring. Hasil saringan diminum 2 kali sama banyak pagi dan sore.

Komposisi
Daun, kulit, dan batang Artocarpus communis mengandung saponin dan polifenol.

Sumber
Kitab Tanaman Obat Nusantara, Karya Herlina Widyaningrum dan Tim Solusi Alternatid, Tahun 2011, Penerbit MedPress, Kota Yogyakarta.

Subscribe to receive free email updates:

Posting Komentar