Reaktor Nuklir dan Terapannya Part 1

Kalau sebelumnya saya posting tentang reaktor biogas, kali ini postingan saya tentang reaktor nuklir beneran. Saya memang bukan ahli nuklir, tapi setidaknya saya pernah membaca artikel tentang nuklir. Sedikit bernostalgia, postingan kali ini adalah hasil review saat saya melaksanakan study tour SMA kedua ke BATAN atau Badan Tenaga Atom Nasional. Disana dijelaskan bagaimana terapan nuklir secara terprosedur dengan baik. Ternyata manfaat nuklir banyak sekali disisi lain banyak oknum yang lebih mengedepankan dampak radiasinya dari merusak sel tubuh bahkan kemandulan. Saat di BATAN manfaat dari radiasi nuklir sendiri dibagi menjadi beberapa sub manfaat, mulai dari PLTN, Pangan, Kedokteran, Industri, dll. Berikut sedikit Ulasan tentang Nuklir :

Reaktor nuklir adalah tempat terjadinya reaksi pembelahan inti (nuklir) atau dikenal dengan reaksi fisi berantai yang terkendali. Bagian utama dari reaktor nuklir yaitu: elemen bakar, batang kendali, moderator, pendingin dan perisai. Reaksi fisi berantai terjadi apabila inti dari suatu unsur dapat belah (Uranium-235, Uranium-233) bereaksi dengan neutron termal/lambat yang akan menghasilkan unsur-unsur lain dengan cepat serta menimbulkan energi kalor dan neutron-neutron baru. Reaktor nuklir berdasarkan fungsinya dapat dibedakan menjadi 2 (dua) : yaitu Reaktor Penelitian dan Reaktor Daya

Pada reaktor penelitian, yang diutamakan adalah pemanfaatan radiasi neutron yang dihasilkan dari reaksi nuklir untuk keperluan berbagai penelitian dan produksi radioisotop. Sedangkan kalor yang dihasilkan dirancang sekecil mungkin, sehingga dapat dibuang ke lingkungan. Pengambilan kalor pada reaktor dilakukan dengan sistem pendingin yang terdiri dari sistem pendingin primer dan sistem pendingin sekunder. Kalor yang berasal dari teras reaktor dibawa ke sistem pendingin primer kemudian dilewatkan melalui alat penukar kalor dan selanjutnya kalor dibuang ke lingkungan melalui sistem pendingin sekunder. Perlu diketahui bahwa pada alat penukar kalor sistem pendingin primer dan sistem pendingin sekunder tidak terjadi kontak langsung antara uap/air yang mengandung radiasi dengan air pendingin yang dibuang ke lingkungan.

Pada reaktor daya yang dimanfaatkan adalah uap panas bersuhu dan bertekanan tinggi yang dihasilkan oleh reaksi fisi untuk memutar turbin, sedangkan neutron cepat dihasilkan diubah menjadi neutron lambat untuk berlangsungnya reaksi berantai dan sebagian lagi tidak dimanfaatkan. Reaksi fisi berantai hanya terjadi apabila neutron termal/lambat mampu menembak Uranium-235 yang lainnya hingga terjadilah reaksi berantai secara terus menerus. Cara mengubah neutron yang berkecepatan tinggi menjadi neutron berkecepatan rendah (neutron lambat) adalah dengan menumbukkannya pada inti atom hidrogen dalam air. Jadi air di dalam kolam reaktor ini berfungsi sebagai pemerlambat (moderator), sebagai pendingin dan juga sebagai perisai radiasi. Beberapa bahan pada umumnya yang dipergunakan sebagai bahan pendingin reaktor nuklir adalah air ringan, air berat, gas dan grafit.

Selain penjelasan tentang Reaktor Nuklir yang terdiri dari Reaktor Penelitian dan Reaktor, saya juga lampirkan bagaimana terapan nuklir yang terkemas dalam flashplayer. Berikut Link Download nya:
2. IPTEK Nuklir

Subscribe to receive free email updates:

Posting Komentar