Pacet (Haemadipsa sp)

Gambar Pacet (Haemadipsa sp) di mulut Gua Kangkung
Sumber : Jajang Dokumetasi

Klasifikasi

Deskripsi
Haemadipsa sp. atau pacet atau lintah darat merupakan cacing cincin (Annelida) yang memiliki gerakan cepat dan agresif. Keluarga cacing ini merupakan pemakan darah hewan lain. Haemadipsa sp. dapat mengetahui keberadaan mangsanya dari perubahan suhu, perubahan intesitas cahaya, dan aliran udara yang berasal dari tubuh mangsanya. Pacet secara diam-diam mendekati mangsanya, kemudian meloncat ke tubuh mangsanya. Gigitan pacet akan dilepaskan saat ia merasa tidak dapat lagi makan.

Morfologi
Haemadipsa sp. di gua kangkung dapat mudah dikenakli oleh warna tubuh yang putih polos. Tubuh pacet ini memiliki panjang 12 cm, setelah diawetkan kedalam larutan alkohol 70%  tubuhnya menyusut menjadi 3 cm. Tubuh silinder memanjang dengan kepala yang memiliki diameter lebih kecil dari diameter tubuh bagian tengah ataupun bagian anus. Tubuhnya memiliki alat  penghisap di kepala (sucker anterior) dan sucker posterior digunakan untuk bergerak dan menempel.  Alat penghisap darah berada pada sucker anterior.

Peranan
Haemadipsa sp. merupakan hewan eksoparasit mengisap darah dari vertebrata gua seperti kelelawar dan jenis burung walet. Haemadipsa sp. merupakan kelompok  hewan troglobites yaitu kelompok hewan yang menghabiskan daur hidupnya di dalam gua, serta sangat tergantung dengan kondisi lingkungan gua. Kelompok hewan inimenunjukan adanya adaptasi terhadap lingkungan gua, pada Haemadipsa sp. adaptasi berupa hilangnya pigmen pada tubuhnya. 

Status Konservasi
Haemadipsa sp. belum di evaluasi jumlah populasi dialam , sehingga tidak memiliki status konservasi. Pacet ini ditemukan di beberapa gua di karst bukit menoreh.

Penulis dan Peneliti Asli
Mahasiswa Biologi Universitas Muhammadiyah Surakarta 2011-2015
Ketua UKM Sangguru FKIP UMS 2013
SM-3T VI LPTK UNY Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat

Subscribe to receive free email updates:

Posting Komentar