Chrysomya bezziana Villeneuve. 1914

Lalat Hijau (Chrysomya bezziana)
Sumber : Kemenkes RI 2011


Telur
Lalat Hijau meletakan telur secara berkelompok di dalam atau di pinggir luka yang berdekatan dengan jaringan yang sudah mulai membusuk. Setiap kelompok mengandung kurang lebih 100 butir telur.

Larva
Larva Lalat Hijau berwarna kuning keputih-putihan, akan menetas dalam waktu 1-2 hari (23-30 jam). Larva akan segera penetrasi pada lubang luka dan hidup dalam jaringan bawahnya. Pupa berwarna coklat, berbentuk seperti tong dan selalu meghindari tempat lembab. Habitat pada bangkai atau luka pada tubuh yang mulai membusuk.

 Gambar Bangkai Sapi, Salah Satu Inang Pupa Lalat Hijau (Chrysomya bezziana)  
Sumber : Kemenkes RI 2011
Dewasa
Lalat dewasa berwarna hijau mengkilat, berukuran sekitar 1,5 kali lalat rumah. Lalat dewasa dari famili ini rata-rata panjangnya 6-14 mm, dengan mayoritas memiliki warna metalik hijau, biru, perunggu atau hitam. Sayap transparan dengan guratan urat-urat yang jelas. Seluruh permukaan tubuh tertutup dengan bulu-bulu pendek, diseingi dengan sederetan bulu kerasyang letaknya jarang. Perkembangan dari telur sampai dewasa memerlukan waktu 13-15 hari. Lalat hijau berperan penting dalam proses pembusukan dan sering ditemukan pada timbunan sampah. Setiap ada bangkai hewan yang mengalami proses pembusukan umumnya akan dijumpai lalat hijau, kadang-kadang bersama dengan jenis lalat yang lain seperti lalat biru, lalat daging, dan lain-lain. Lalat ini penyebab myiasis, yaitu infestasi larva diptera/lalat pada jaringan tubuh manusia/hewan



Gambar Tampak Abdomen yang mengkilat pada Lalat Hijau (Chrysomya bezziana) dewasa 
(Sumber : Dokumen Pribadi)

Status Vektor
Bakteri (demam typhoid, demam paratyphoid, disentri, keracunan bakteri kolera); kecacingan, protozoa (disentri amuba); virus (poliomyelitis, trakoma, coxakie, hepatitis); ricketsia (Q fever).

Peran Serangga
Serangga berperan membawa parasit tanpa perbanyakan dan perkembangan. Parasit ditularkan kepada orang lain melalui pencernaan atau gigitan.

Habitat Vektor
Bangkai yang membusuk

Penyebaran Vektor
Lalat Hijau (Chrysomya bezziana) tersebar di seluruh Indonesia.  

Sumber
Sebagian besar sumber diambil dari Atlas vektor penyakit di Indonesia, Kemenkes RI, Jakarta 2011 

Subscribe to receive free email updates:

Posting Komentar